SIBOLGA – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga resmi menyiapkan sebanyak 4.500 paket bahan pangan murah bagi masyarakat luas. Langkah strategis ini bertujuan untuk membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan 2026. Oleh karena itu, Wali Kota menginstruksikan jajaran terkait untuk segera mengatur jadwal pendistribusian agar tepat sasaran.
Pemerintah daerah menilai bahwa kenaikan harga pangan sering kali terjadi saat memasuki hari besar keagamaan. Selain itu, program ini menjadi solusi nyata untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pasar. Hal ini sangat penting guna menekan angka inflasi daerah di wilayah Pantai Barat Sumatera Utara tersebut.
Distribusi Paket Pangan Bersubsidi
Dinas Perindustrian dan Perdagangan menekankan bahwa setiap paket berisi kebutuhan dasar seperti beras, gula, dan minyak goreng. Sebab, komoditas tersebut merupakan barang yang paling banyak dicari oleh rumah tangga menjelang bulan puasa. Kondisi ini tentu akan memberikan keringanan finansial yang besar bagi warga Sibolga sendiri.
Pihak panitia juga memastikan bahwa kualitas bahan pangan dalam paket tersebut sangat baik dan layak konsumsi. Selanjutnya, tim pengawas akan memantau jalannya pasar murah di setiap kecamatan guna menghindari adanya praktik borong oleh spekulan. Berikut adalah rincian fokus kegiatan pasar murah:
| Komponen Program | Detail Informasi |
| Total Pasokan | 4.500 Paket Bahan Pangan |
| Isi Paket | Beras, Gula Pasir, & Minyak Goreng |
| Target Utama | Masyarakat Berpenghasilan Rendah |
| Lokasi | Tersebar di Seluruh Kecamatan Sibolga |
Baca juga:Kakan Kemenag Haji Sibolga Hadiri Iftar Pemko

Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah
Oleh sebab itu, Wali Kota meminta warga untuk tidak melakukan aksi beli berlebihan (panic buying) di pasar tradisional. Sinergi antara pemerintah dan distributor pangan lokal sangat krusial dalam menjaga stok tetap aman selama Ramadhan berlangsung. Maka dari itu, Pemko Sibolga menjamin ketersediaan pangan tetap mencukupi bagi seluruh lapisan penduduk.
Program pasar murah ini juga mendapatkan dukungan penuh dari pihak perbankan dan instansi vertikal lainnya. Sebagai penutup, pemerintah optimis bahwa kegiatan ini dapat menciptakan ketenangan di tengah masyarakat saat menjalankan ibadah puasa. Setelah itu, tim pemantau harga akan terus memberikan laporan harian mengenai situasi pasar di Kota Sibolga.





