sibolga – Wali Kota secara tegas mengimbau kepada seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang baru diangkat untuk senantiasa menjaga integritas sebagai abdi negara.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa bangga dan harapan besar kepada para PPPK yang kini resmi menjadi bagian dari struktur birokrasi pemerintahan daerah.
“Selamat kepada seluruh PPPK yang telah melalui proses seleksi panjang. Sekarang waktunya membuktikan diri melalui kinerja dan sikap integritas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa menjadi abdi negara bukan hanya soal status atau gaji, tetapi soal tanggung jawab moral kepada bangsa dan masyarakat.
Menurutnya, setiap ASN, termasuk PPPK, wajib menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pelayanan yang profesional tanpa pamrih.

mengingatkan bahwa status PPPK bukanlah alasan untuk bekerja setengah hati atau bermalas-malasan.
Ia juga menyinggung pentingnya menjaga etika birokrasi, menjauhi praktik pungli, serta tidak memanfaatkan jabatan untuk keuntungan pribadi.
mengapresiasi para PPPK yang berasal dari latar belakang pendidikan dan pengalaman profesional yang beragam.
Menurutnya, keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik
“Jangan pernah berhenti belajar. Dunia birokrasi sekarang menuntut kita untuk adaptif dan inovatif,” ucapnya.
Program-program seperti pendidikan gratis, layanan kesehatan, dan digitalisasi pelayanan publik memerlukan dukungan dari ASN yang kompeten.
Jangan biarkan mereka berjalan sendiri. Tugas kita adalah membimbing, bukan membebani,” katanya kepada para pejabat struktural yang hadir.
Ia menekankan bahwa keberadaan PPPK adalah bagian dari solusi untuk mengisi kekurangan pegawai di berbagai sektor layanan publik.
Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Badan Kepegawaian Daerah termasuk instansi yang paling banyak menerima formasi PPPK tahun ini.
Proses seleksi dan pengangkatan PPPK dilakukan secara transparan melalui sistem nasional berbasis merit.
Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk turut mengawasi kinerja PPPK agar selalu berada dalam jalur yang benar.
“Keterlibatan publik adalah kunci agar ASN, termasuk PPPK, tetap bekerja





