, ,

Mendagri Imbau Pemda Kendalikan Harga Komoditas Pangan Penyumbang Inflasi

oleh -1012 Dilihat

Sibolga – Mendagri Imbau Pemda Pemerintah pusat mulai resah dengan satu hal yang selalu bikin masyarakat gelisah tiap bulan: harga pangan yang naik diam-diam, tapi tajam.
Cabai, beras, bawang merah—komoditas ini bukan cuma bikin masakan sedap, tapi juga penyumbang inflasi terbesar.

Karena itulah, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengimbau seluruh kepala daerah agar ikut turun tangan mengendalikan harga pangan. Bukan sekadar tugas pusat, inflasi kini jadi urusan semua.

“Pemda jangan hanya fokus ke infrastruktur atau seremonial. Kestabilan harga pangan jauh lebih terasa oleh masyarakat kecil,” tegas Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, awal pekan ini.


Inflasi Tak Lagi Sekadar Angka

Mendagri Imbau Pemda
Mendagri Imbau Pemda

Baca Juga : 2 Lokasi Saksi Bisu Kejinya Bos Perkosa-Bunuh Karyawati di Purwakarta

Bagi para pejabat mungkin inflasi itu hanya angka di layar presentasi. Tapi bagi masyarakat, inflasi terasa saat satu kilogram cabai rawit tembus Rp100 ribu, atau beras naik pelan-pelan tapi tak turun-turun.

Menurut ini data Badan Pusat Statistik (BPS), komoditas pangan seperti:

  • Beras

  • Cabai merah

  • Bawang putih

  • Gula pasir

…merupakan penyumbang inflasi bulanan tertinggi sepanjang triwulan terakhir 2025.

Apa yang Harus Dilakukan Pemda? Ini Arahan Mendagri

Tito tak cuma mengimbau, ia juga memberikan 4 langkah nyata yang bisa dilakukan oleh pemda untuk meredam lonjakan harga:

  1. Aktifkan Satgas Pangan Daerah
    Pantau distribusi dan stok. Jangan tunggu kekurangan baru bergerak.

  2. Perkuat Kerja Sama Antarwilayah
    Daerah surplus kirim ke daerah defisit. Jangan semua impor!

  3. Turun ke Pasar, Jangan di Kantor Saja
    Kepala daerah diminta blusukan, cek harga, dengar keluhan pedagang.

  4. Dorong Produksi Lokal & Bantuan ke Petani
    Subsidi pupuk, bibit, dan jaminan distribusi jadi kunci utama.

Kenapa Ini Penting? Karena Stabilitas Ekonomi Dimulai dari Dapur

Naiknya harga pangan tak cuma soal pasar dan petani, tapi juga soal daya beli, kemiskinan, dan ketimpangan.
Inflasi yang tak terkendali akan berdampak langsung ke:

  • Menurunnya konsumsi rumah tangga

  • Bertambahnya beban masyarakat kelas bawah

  • Keresahan sosial jika bahan pokok makin tak terjangkau

Kita tahu cuaca, panen, hingga global supply chain bisa ganggu harga pangan. Tapi membiarkan harga naik tanpa intervensi adalah kelalaian.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.