, , ,

Daihatsu Rocky Hybrid Bakal Dirakit di Karawang

oleh -1183 Dilihat

Sibolga – Daihatsu Rocky Daihatsu menunjukkan komitmennya terhadap era elektrifikasi dengan mempertimbangkan perakitan lokal untuk Rocky Hybrid di Indonesia.

Hingga kini, Rocky Hybrid masih diimpor secara utuh (CBU) dari Jepang, namun ADM tengah melakukan studi kelayakan perakitan lokal.

Apabila jadi diproduksi lokal, lokasi yang paling memungkinkan adalah Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2), pabrik terbaru milik ADM yang sangat modern.

Pabrik KAP 2 baru diresmikan Februari 2025, berada di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur — luasnya mencapai 26 hektar.

KAP 2 dirancang sebagai basis produksi ramah lingkungan, canggih, dan memiliki produktivitas tinggi — termasuk mempersiapkan perakitan mobil hybrid dan listrik.

Direktur Marketing ADM menegaskan elektrifikasi mobil menjadi komitmen masa depan dan sudah didukung oleh fasilitas di pabrik baru ini.

Sebelumnya di GIIAS 2025 Daihatsu menampilkan Rocky Hybrid, sebagai langkah menjawab tren pasar menuju kendaraan ramah lingkungan.

Model ini dibanderol sekitar Rp 293–299 juta OTR Jakarta, mengusung teknologi e-Smart Hybrid dengan efisiensi konsumsi bahan bakar luar biasa.

Daihatsu Rocky
Daihatsu Rocky

Baca Juga : Pengusaha Keluhkan Suplai Gas Murah, Menko Airlangga Bakal Tinjau Pasokan

Konsumsi bahan bakar mencapai 28 km/l (WLTC) dan 34,8 km/l (JC08 Jepang), serta emisi rendah (~83 g CO₂/km) — menjadikannya efisien dan bersih.

Pabrik KAP 2 juga mendukung produksi mobil listrik (BEV), tak hanya hybrid, sebagai bentuk kesiapan menghadapi masa depan.

Pada saat yang sama, KAP 2 akan memproduksi model populer seperti Ayla, Xenia, Agya, Avanza, dan lainnya — membuatnya basis produksi penting.

Teknologi ini manufakturnya modern: mengintegrasi robotik, AI, dan konsep SSC (Simple, Slim & Compact) untuk efisiensi dan kecepatan produksi.

Di lini campuran (mix line), pabrik KAP mampu merakit satu mobil setiap menit — sistem produksi yang sangat lincah.

Namun, ini ADM tetap mengambil pendekatan berimbang: menjaga segmen ICE sambil membuka peluang model elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan.

Perakitan lokal juga dapat memberi manfaat berupa harga lebih kompetitif serta nilai tambah industri otomotif nasional.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.