, ,

Tiga Bulan Terisolasi, Warga Sibio-bio Terobos Sungai

oleh -300 Dilihat

TAPANULI SELATAN – Penderitaan warga Desa Sibio-bio di Tapanuli Selatan kini mencapai puncaknya setelah tiga bulan terisolasi dari akses jalan utama. Kondisi ini memaksa warga, termasuk anak sekolah dan lansia, untuk menerobos aliran sungai yang cukup deras demi mendapatkan kebutuhan pokok. Selain itu, rusaknya akses jalan satu-satunya membuat kendaraan bermotor tidak bisa melintas sama sekali.

Hingga saat ini, belum ada perbaikan signifikan pada infrastruktur jalan yang tertimbun material longsor dan rusak parah tersebut.

Perjuangan Warga di Tengah Bahaya

Warga harus mempertaruhkan nyawa setiap kali ingin keluar dari desa untuk menjual hasil bumi atau sekadar membeli obat-obatan. Awalnya, warga mencoba memperbaiki jalan secara swadaya dengan peralatan seadanya. Namun demikian, curah hujan yang tinggi terus merusak kembali jalur darurat yang telah mereka bangun susah payah.

Selanjutnya, satu-satunya pilihan yang tersisa bagi masyarakat adalah menyusuri sungai sebagai jalur alternatif. Dengan demikian, aktivitas ekonomi desa lumpuh total karena biaya angkut barang menjadi sangat mahal. Oleh karena itu, warga sangat berharap pemerintah segera menurunkan alat berat ke lokasi tersebut.


Baca Juga:Jalan Baru 600 Meter Dibangun di Jalur Sibolga

Dampak Besar pada Pendidikan dan Kesehatan

Kondisi terisolasi ini memberikan dampak yang sangat buruk bagi para pelajar di Desa Sibio-bio. Oleh sebab itu, banyak anak-anak yang terpaksa bolos sekolah karena debit air sungai sering naik secara tiba-tiba. Berbeda dengan wilayah lain yang memiliki jembatan permanen, warga di sini hanya mengandalkan keberanian saat melintasi arus air.

Tiga Bulan Terisolasi: Warga Desa Sibio-bio Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai  Demi Kebutuhan Hidup

Akibatnya, risiko kecelakaan terseret arus sungai selalu menghantui para orang tua setiap harinya. Oleh karena itu, layanan kesehatan juga menjadi sangat sulit terjangkau bagi ibu hamil dan pasien darurat.

Harapan Perbaikan Cepat

Masyarakat Desa Sibio-bio meminta pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata untuk membuka kembali akses jalan mereka.

Kesimpulannya, keterisolasian selama tiga bulan ini sudah sangat menyengsara kehidupan sosial dan ekonomi warga. Oleh sebab itu, mari kita dukung upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil agar keadilan sosial dapat dirasakan semua pihak.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.